AGEN BOLA - Real Madrid kembali kehilangan poin penting dalam persaingan gelar La Liga musim ini. Los Blancos harus menelan kekalahan 1-2 saat bertandang ke markas Real Mallorca pada pekan ke-30.
Hasil tersebut membuat posisi Real Madrid di klasemen semakin tertekan. Mereka tetap berada di peringkat kedua dengan koleksi 69 poin.
Di sisi lain, Mallorca naik ke posisi ke-17 dengan 31 poin. Kekalahan ini juga memicu kritik keras terhadap performa dan mentalitas skuad Real Madrid.
Kekalahan yang Memperumit Persaingan Gelar
Kekalahan di kandang Mallorca membuat peluang Real Madrid dalam perebutan gelar semakin menipis. Mereka kini tertinggal empat poin dari Barcelona yang memimpin klasemen.
Beberapa jam setelahnya, Barcelona sendiri berhasil memenangi pertandingan atas tim alot Atletico Madrid. Gol Robert Lewandowski memastikan kemenangan 2-1 untuk Blaugrana, dan membungkus tiga poin.
Menanggapi situasi ini, wakil petinggi redaksi harian AS, Tomas Roncero, bahkan menilai kekalahan tersebut bisa menjadi pukulan besar bagi peluang juara Los Blancos.
Kritik Tajam terhadap Mentalitas Tim
Roncero menilai masalah Real Madrid bukan hanya soal hasil pertandingan. Ia melihat tim tersebut kehilangan semangat dan karakter saat menghadapi tekanan.
“Real Madrid harus percaya pada apa yang mereka lakukan. Tim ini bermain bagus dalam dua pertandingan, semua orang mulai kembali bersemangat, para suporter kembali percaya pada tim," lanjut Roncero.
“Lalu di pertandingan berikutnya Anda melihat mereka hanya berjalan di lapangan, mereka tidak merasa marah jika kebobolan, tidak protes, tidak memberi tekanan kepada wasit atau lawan, dan mereka hanya membiarkan semuanya berjalan begitu saja.”
Ia juga menilai tim yang membiarkan keadaan seperti itu berarti sudah kehilangan ruh kompetitif.
“Tim yang membiarkan semuanya terjadi begitu saja adalah tim yang sudah kehilangan semangatnya. Sebanyak apa pun kualitas yang dimiliki, itu tidak cukup.”
Real Madrid Tidak Punya Pemimpin?
Roncero menegaskan bahwa Real Madrid membutuhkan sosok pemimpin yang mampu menggerakkan tim di lapangan. “Saya ingin para pemimpin. Bukan hanya yang berteriak, tetapi yang mampu memotivasi orang lain untuk bertindak," Roncero menambahkan. Ia kemudian menyinggung sikap Federico Valverde yang menurutnya menunjukkan karakter kepemimpinan dalam pertandingan sebelumnya melawan Manchester City. “Apa yang kita lihat dari Valverde saat melawan City sangat jelas. Dia tipe pemain yang berteriak dan marah jika La Liga mulai lepas.” Roncero juga menyoroti penampilan Kylian Mbappe dalam pertandingan tersebut. Ia bahkan menilai skuad Real Madrid saat ini membutuhkan perubahan besar.
Pantau terus Agen888 untuk mendapatkan pembaruan berikutnya, Bolaneters!
SUPPORT IOS & ANDROID
24 JAM CUSTOMER SERVICE ONLINE
Nagita Soraya Tanex
Whatsapp : +6282297409963
Agen SBOBET | Agen IBCBET | Agen 338A Casino | Agen ISIN4D